Minggu, 31 Juli 2022

Cara Menentukan Bibit Cabai Yang Baik

    Cabai merupakan komoditas pertanian yang cukup menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir ini lantaran harga yang tinggi yang bersamaan dengan musim panen. Sehingga tidak sedikit petani yang menganggap bahwa harga cabai tinggi merupakan berkah tersendiri yang mereka dapatkan. Hal ini disebabkan karena cabai yang saat ini mereka panen bukan merupakan tanaman utama, melainkan tanaman sekunder dalam sistem tumpang sari yang mereka terapkan.

    Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam menanam cabai hingga menentukan harga jual dipasaran, diantaranya adalah pemilihan benih cabai yang berkualitas, proses penyemaian, proses penanaman, proses perawatan, dan juga mensiasati harga proses pelepasan cabai ke pasar. Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara menentukan bibit cabai yang baik dan apa pengaruhnya terhadap harga cabai.

    Ada berbagai macam bibit cabai yang dijual dipasaran. Petani dapat memilih bibit tersebut sesuai selera dan kemampuan mereka. Hal ini dikarenakan harga benih cabai yang dijual dipasaran juga relatif mahal. Namun banyak diantara mereka lebih memilih untuk membeli bibit yang telah disemaikan meskipun memiliki harga yang lebih mahal lantaran tidak memiliki risiko tidak tumbuh pada saat proses penyemaian.

    Hal yang sangat penting untuk diketahui sebelum menyemaikan atau membeli persemaian adalah mengetahui jenis induk dari cabai yang disemaikan, agar nantinya cabai yang kita tanam bukan merupakan cabai yang memiliki memiliki harga jual rendah. Contohnya adalah jenis cabai dengan bentuk yang pendek dan gemuk. Berdasarkan pengalam harga cabai ini memiliki nilai jual setengah dari jenis cabai rawit yang memanjang (dikarenakan ketahanan cabai saat proses pengiriman). 

    Untuk itu berikut ini langkah-langkah untuk membuat benih cabai yang berkualitas dari kebun sendiri:

  1. Pilih dan Petik Cabai yang memiliki panjang 3-4 cm yang telah masak (berwarna merah) seperti pada gambar diatas.
  2. Jemur dibawah terik matahari hingga benar-benar kering. 
  3. Kupas cabai untuk memisahkan biji cabai dari kulitnya
  4. tempatkan wadah berupa plastik untuk penyimpanan biji agar terhindar dari kelembaban atau terkena air
  5. Simpan benih cabai tersebut ditempat yang kering
    Langkah-langkah tersebut merupakan cara untuk mendapatkan jenis cabai yang baik agar hasil yang didapatkan baik pula. Tahap pemilihan dan proses persiapan benih ini sangat penting untuk dilakukan lantaran  jenis cabai berpengaruh terhadap pedapatan petani meskipun dengan perawatan yang sama.

    Demikian tips dari Petani Sugiharjo dalam memilih bibit cabai yang baik. Jika sahabat tani memiliki pandangan lain bisa disampaikan lewat kolom komentar.

Semoga bermanfaat...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Persiapan Lahan Menyambut Musim Tanam, Herbisida Masih Menjadi Pilihan

 Berdasarkan siklus yang biasa dilalui oleh para petani, bulan Agustus sudah terhitung sebagai bulan untuk melakukan berbagai macam persiapa...